fbpx

OBJEK WISATA ALAM BATU LAWANG MERAK – CILEGON

Wisata Alam Batu Lawang terletak di sebelah utara dari Kota Cilegon, tepatnya berada di Desa Gerem, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Propinsi Banten. Objek wisata ini selama 2-3 tahun sebelumnya sempat ramai dikunjungi wisatawan lokal terutama para pecinta alam, namun saat ini sangat sepi dan nampak tidak terurus lagi. Saat kami berkunjung, kami tidak menemukan papan atau spanduk yang menunjukan keterangan bahwa tempat ini adalah lokasi wisata. Kami hanya bertanya saja kepada warga setempat dimana tepatnya lokasi berada.

Objek Wisata Alam Batu Lawang yang terletak di Merak – Cilegon

Perjalanan ke Batu Lawang sangat mudah ditempuh, karena jalurnya berada di perkampungan. Kondisi jalan yang kami lalui termasuk sangat baik untuk ukuran lokasi wisata ke daerah perbukitan/pegunungan. Jangan lupa Anda menggunakan GPS dari smartphone agar mudah menemukan lokasi yang dituju. Kami menggunakan sinyal dari provider Telkomsel, yang selama berada ketinggian Batu Lawang pun sinyal masih dapat diterima dengan baik.

Dari Kota Cilegon kearah barat laut melalui Jalan Merak, Batu Lawang dicapai selama kurang lebih satu jam dengan menggunakan kendaraan bermotor.  Tepat di Daerah Gerem Raya, ada pintu gerbang masuk jalan kecil kearah timur laut, yaitu Jalan Leman (Jl. H. Leman Pintu Air) berjarak sekitar 6-7 km ke lokasi tujuan.

Jalan masuk menuju Wisata Alam Batu Lawang melalui Jl. H. Leman Pintu Air dari arah Jl. Raya Merak
Jl. H. Leman Pintu Air

Sekitar satu kilometer dari gerbang pintu masuk, akan ditemukan beberapa jalan cabang ke arah tenggara. Namun jangan khawatir tersesat karena dipinggir jalan salah satu jalan cabang ada plang petunjuk ‘Wisata Alam Batu Lawang’ ke arah Jalan Batu Lawang.

Plang petujuk Wisata Alam Batu Lawang pada pertigaan Jl. H. Leman Pintu Air

Kondisi jalan disepanjang Jl. Leman – Jl. Batu Lawang ini sudah beraspal baik, meskipun dibeberapa titik lokasi, kami menemukan jalan yang berlubang. Sekitar 1 – 1.5 km sebelum mencapai lokasi, kondisi jalannya jauh baik karena sudah dibeton, meskipun bentuk lahan (morfologinya) sedikit – agak curam dengan kelokan yang cukup tajam. Bagi Anda yang akan menggunakan kendaraan bermotor roda dua, sebaiknya dipersiapkan kondisi mesin kendaraan agar kuat melaju dilereng yang agak curam.

Jalan yang sudah dibeton

Dekat ke lokasi yang dituju akan dijumpai pertigaan jalan dengan patokan Mesjid / Musholla Gerem. Di depan atau diseberang mesjid tersebut ada warung penduduk, nanti Anda bisa tanyakan kemana arah puncak Batu Lawang, karena seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya, tidak akan dijumpai papan petunjuk atau spanduk wisata Alam Batu Lawang. Untuk kendaraan roda dua bisa Anda titipkan ke rumah penduduk karena tidak ada tempat parkir selayaknya lokasi wisata pada umumnya. Untuk biaya parkir bisa Anda berikan seikhlasnya. Jangan lupa membawa bekal air minum yang banyak karena akan dijumpai banyak tanjakan-tanjakan kecil.

Pertigaan di Jl. Batu Lawang menuju lokasi Wisata Alam puncak Gunung Lawang. Gambar ini diambil dari google map tahun 2016 dengan kondisi jalan masih beraspal dan terlihat masih ada spanduk ucapan selamat datang kepada wisatawan (sebelah kanan) menuju jalan setapak.

Dari perempatan jalan tersebut, kemudian kami masuk menuju jalan setapak ke arah selatan. Jalan setapak diawal sekitar 50 – 100 m berupa jalan paving block, baru kemudian jalan berupa tanah. Nanti akan dijumpai kembali jalan cabang, ambil saja yang kearah selatan menunju puncak. Jika dilihat dari jarak datar di peta, perjalanan jalan setapak ini sekitar 200 m, namun jarak sebenarnya bisa ditempuh mencapai kurang lebih 250 – 300 m.

Jalan setapak berupa paving blok menuju Wisata Alam Gunung Lawang
Jalan setapak dengan lereng agak curam – terjal

Patokan lokasi sekitar puncak Gunung Lawang ini terdapat  sawung yang sudah tidak terurus lagi. Kami hanya bertemu dengan beberapa wisatawan lokal, termasuk para pesepeda. Meski tidak adanya fasilitas wisata, Anda tidak perlu khawatir karena pemandangan indah sejauh mata memandang betul-betul akan dapat Anda nikmati. Pemandangan kearah selatan bisa Anda lihat Waduk Krakatau Steel, ke arah timur bisa Anda lihat laut atau pantai Daerah Merak dan kearah barat bisa Anda lihat laut Daerah Puloampel, Serang.

Area wisata yang ditandai dengan keberadaan sawung yang sudah tidak terurus lagi
Pemandangan yang terlihat dari Batu Lawang. Arah ke selatan berupa Waduk Krakatau, arah barat ke berupa laut di Daerah Merak, dan arah ke timur berupa laut di Daerah Puloampel.

Puncak Batu Lawang ini adalah tempat yang tepat bagi Anda yang menyukai keindahan alam maupun bagi yang senang berfoto ria.

Pemandangan yang terlihat dari Batu Lawang

Jika Anda hendak mengunjungi objek wisata alam Batu Lawang ini, sebaiknya dilakukan pada musim kemarau, berada di lokasi pada pagi hari (agar menghindari panas karena tidak adanya fasilitas berteduh), menggunakan kendaraan bermotor roda dua atau sepeda, dan membawa bekal yang cukup. Lokasi ini juga pas untuk Anda yang hobi camping, namun sebaiknya meminta ijin kepada warga setempat.

Leave a Reply